Senin, 23 Februari 2015
Posted by Unknown
No comments | Senin, Februari 23, 2015
Jakarta, Kemendikbud
--- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan memperkuat
birokrasi untuk memastikan peran serta masyarakat dalam pembangunan
pendidikan. “Ada tiga strategi besar yang akan dikembangkan
Kemendikbud,” ujar Plt. Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan
Informal (PAUDNI), Taufik Hanafi.
Tiga strategi besar tersebut, tutur Taufik,
pertama, memperkuat pelaku pendidikan, mulai dari siswa, guru, tenaga
kependidikannya, maupun orang tua. Karena itu ia mengatakan Kemendikbud
berencana mendirikan direktorat baru, yaitu direktorat yang akan
membidangi tentang pendidikan keluarga.
“Pendirian direktorat ini salah satunya kita ingin
memperkuat peran keluarga atau orang tua dalam proses pendidikan,” kata
Taufik saat membuka Rapat Koordinasi Program Kursus dan Pelatihan di
BP-PAUDNI Regional II, Semarang, Jawa Tengah, (17/02/2015).
Strategi kedua adalah memperkuat dan meningkatkan
akses dan mutu pendidikan Taufik menuturkan, akses dan mutu
pendidikan merupakan hal yang sangat penting, salah satunya dalam
pendidikan kursus dan pelatihan. Ia menjelaskan, berdasarkan hasil
survei yang dilakukan lembaga international, menunjukan saat ini
kebutuhan tenaga terampil semakin tinggi. “Tentu ini menjadi tantangan
sendiri bagi program kursus dan pelatihan,” katanya.
Strategi ketiga, lanjut Taufik, adalah memastikan
birokrasi berjalan dengan efektif dan bisa memfasilitasi secara baik
peran serta masyarakat. Hal ini menjadi tugas jajaran Kemendikbud maupun
dinas pendidikan di provinsi dan kabupaten serta kota. “Kita harus
dapat memastikan peran serta masyarakat termasuk organisasi mitra dalam
proses pendidikan,” ujarnya. (Desliana Maulipaksi / Sumber: http://paudni.kemdikbud.go.id)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar